Profil

Wawan Kurn, lahir di Pinrang 4 Maret 1992. Alumni Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar. Anak pertama dari pasangan Nursyamsu dan Citra. Wawan memiliki satu orang adik Perempuan dan dua orang adik laki-laki. Menerbitkan buku puisi pertamanya yang berjudul “Persinggahan Perangai Sepi (2013)”. Serta diundang sebagai penulis Indonesia Timur di Makassar International Writers Festival (MIWF) 2015. Buku puisi kedua terbit Januari 2017 dengan judul “Sajak Penghuni Surga” oleh Penerbit Basabasi. Buku esai pertamanya terbit Februari 2017 dengan judul “Sepi Manusia Topeng” oleh Penerbit Nala Cipta Litera. 

Senang belajar dan hobi memancing. Karya-karyanya pernah dimuat di Media Indonesia, Koran Tempo Makassar, Harian Fajar Makassar, Tribun Timur Makassar, Serambi Indonesia, Republika, okezone.com, Koran Sindo, Kompas (Kompas Kampus), Harian Cakrawala Makassar. Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, ia mendapatkan penghargaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai penulis artikel pendidikan terbaik pertama pada tahun 2012. Mahasiswa terbaik Universitas Negeri Makassar tahun 2013. Selain itu juga Wawan terpilih sebagai delegasi Sulawesi Selatan untuk mengikuti Pertukaran Pemuda Indonesia Kanada (PPIK) tahun 2012 kerjasama antara Kementrian Pemuda dan Olahraga dan Canada World Youth. 

Karya-karya lainnya juga pernah termuat dalam beberapa antologi kumpulan tulisan, Secret of Writing (2011), Fiksi Surat Cinta (2012), Senja di pekuburan Rindu (2011), kumpulan cerpen, Fugue (2013) dan kumpulan puisi, Sajak Pohon Bakau (2011), Wasiat Cinta (Mimbar Penyair Makassar, 2013), Darah di Bumi Syuhada’(2013), Puisi Menolak Korupsi Jilid 2 (2013), puisi Memo Untuk Presiden (2014). Kumpulan esai, 100 Esai Pilihan Tempo Makassar: Esai Tanpa Pagar (2014), 100 Esai Literasi Pilihan: Telinga Palsu (2017).

Penulis dapat dihubungi via twitter @wkhatulistiwa


12 comments:

  1. Wah.. salut sama prestasinya kak. Saya suka Bukunya, Sehimpun Puisi: Persinggahan Perangai Sepi.

    M. Galang Pratama

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih Galang, semoga Galang terus berkarya :)

      Delete
  2. Aamiin.
    Terimakasih, kak.
    Saya baru belajar, kakak juga yang ajar di FLP. :)

    ReplyDelete
  3. Subhanallah Penuh dengan pengalaman !!
    Mudah-mudahan lebih bermanfaat bagi keluarga, masyarkat dan agama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih Ulfa, semoga Ulfa semakin keren :)

      Delete
  4. Sehimpun puisi : Persinggahan perangai sepi dari kak wawan keren bnget :)
    Tips2 atas prestasinya dulu kak ?? :)

    ReplyDelete
  5. Selamat! Kamu menginspirasi banget Wan, saya senang bisa bertemu dan mengenal kamu meski hanya di dunia maya (pasti kamu lupa saya, cukup sering berkunjung ke sini dan bertegur sapa denganmu di pesbuk). Terima kasih kamu menginspirasi saya untuk bisa membentuk anak perempuan kecil saya bisa seperti kamu. Amin.

    ReplyDelete
  6. wah keren banget kak prestasinya, salut deh.. punya akun ga ka buat nanya2 aja ke kaka gitu :)

    ReplyDelete
  7. bagus banget kak, menginspirasi. punya akun sosmed kah ka? :)

    ReplyDelete
  8. keren,smoga saya juga bisa sperti kk

    ReplyDelete
  9. Sekali kubaca karyamu, kubayangkan pena yang kau sapukan atau bunyi"tik-tik-tik" mesin tikmu, pun mungkin sedikit suara dari tombol layar 11 inci di hadapanmu sekarang. Sastra adalah nafas yang aku hirup nyaris di setiap sudut kakiku temui pijak. Bila ada masa kelak, harapan bersua denganmu amat besar, aku ingin memanjangkan tangan untuk pengalaman dan kemampuanmu menunyah kata. Bahagia bisa membaca karyamu. Salam Sastra.

    Tera Mera

    ReplyDelete

Powered by Blogger.