"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Friday, November 8, 2013

Hari ini untuk Hermann Rorschach

3:26 AM Posted by Wawan Kurn No comments
Hari ini aku ingin menuliskan tentang Rorschach, merayakan hari ulang tahunnya yang sudah 129 tahun. Aku belum akrab dengan temuannya, tes yang dia ciptakan salah satu alat tes yang menarik bagiku. Kali ini, aku hanya melakukan re-post terkait dengan Rorschach. Tulisan ini aku dapatkan dari Blog Pak Yuliawan, orang yang mengajak aku untuk bermain dan menikmati tulis menulis di Blog.

Kepada Pak Yuliawan: "Aku tahu persis, setiap kali google mengganti logonya. Di blog bapak pasti update dengan bahasan yang sesuai dengan logo itu. Salam untuk bapak dan terima kasih" 


*

Hermann Rorschach, adalah tokoh yang apresiasi oleh Google hari ini dengan tajuk Hermann Rorschach's 129th Birthday

Hermann Rorschach seorang psikiater dan psikoanalis Swiss aliran Freud. Hermann dikenal karena mengembangkan tes proyeksi pola tinta yang dikenal dengan tes inkblot Rorschach. Tes ini bertujuan untuk mengetahui alam kondisi bawah sadar & kepribadian seseorang yang diproyeksikan melalui rangsangan. 

Dalam tes ini, individu akan diperlihatkan sepuluh pola tinta (inkblot), dan diminta untuk menulis atau menyebutkan benda apa yang mereka lihat dalam pola tersebut. Seperti halnya pada logo google hari ini, setiap orang akan berbeda tampilan dan diharapkan untuk mengirim ke beberapa situs jejaring sosial.

Tes ini digunakan untuk mendeteksi yang mendasari gangguan berpikir, terutama dalam kasus-kasus di mana pasien enggan untuk menggambarkan proses pemikiran mereka secara terbuka.

Dalam sebuah survei nasional di AS, Tes Rorschach yang diciptakan pada tahun 1921 ini merupakan salah satu dari tes terpopuler di antara tes psikologis yang digunakan di fasilitas rawat jalan kesehatan mental.

Hermann Rorschach lahir di Z├╝rich, Swiss, pada tanggal 8 November 1884. Beliau menghabiskan masa kecil dan remajanya di Schaffhausen, Swiss Utara. Saat SMA, Rorschach dijuluki “Klecks” atau “Inkblot” oleh teman-temannya karena ia sangat tertarik dengan kleksografi, yaitu pembuatan gambar berdasarkan bercak-bercak tinta.

Seperti ayahnya yang berprofesi sebagai seorang guru seni, Rorschach suka menggambar dan melukis. Setelah tamat SMA, ia menuntut ilmu di Fakultas Kedokteran Universitas Zurich, dan lulus pada tahun 1909.

Di bangku kuliah, Hermann Rorschachpernah dididik oleh psikiater-psikiater ternama seperti Eugen Bleuler. Pada saat itu, psikoanalisis sedang populer, yang membuat beliau teringat kembali pada inkblot masa kecilnya. Rorschach penasaran kenapa orang seringkali melihat hal-hal yang berbeda pada inkblot yang sama.

Terdorong oleh hal ini, Rorschach mulai memperlihatkan inkblotnya pada anak-anak sekolah dan menganalisa respon mereka, dan mulai mengembangkan tes psikologi berbasis inkblot.

Setelah lulus dari Universitas Zurich pada tahun 1909, Rorschach bertunangan dengan Olga Stempelin, seorang gadis yang berasal dari Kazan, Rusia. Pada tahun 1913, mereka menikah dan pindah ke Rusia. Pasangan ini dianugerahi sepasang anak, yang lahir pada tahun 1917 dan 1919.

Selama 10 tahun bekerja di beberapa rumah sakit, Rorschach terus mengadakan penelitian dengan menggunakan bercak tinta, bidang yang diminatinya sejak dia lulus dari sekolah kedokteran.

Hasil dari penelitiannya itu kemudian ditulis dalam sebuah monograph dengan judul Psychodiagnostik yang terbit pada tahun 1921.

Namun satu tahun setelahnya, tepatnya 1 April 1922, Rorschach meninggal dunia akibat mengidap peritonitis dalam usia yang tergolong masih muda, yakni 37 tahun.

0 comments:

Post a Comment