"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Tuesday, January 27, 2015

Hujan, ketika kau datang dan pergi

4:45 PM Posted by Wawan Kurn No comments
Hujanlah rupanya yang mengajari kata untuk datang dan pergi
serupa kau yang mengajarkan aku melawan awan dan sekawanan cemasku
namun, jauh sebelum langit berganti warna, kita pernah tertawa lantaran gagal
menanggalkan ketakutan tentang pedih dan waktu yang tak pernah ingin beku

Kau jauh dari lingkaran telinga yang mendengar perasaanku
namun aku, dengan sepenuh hati akan menenggelamkanmu
di ruang pandang kedua bola mataku yang dalam,
dengan dinding - dinding yang kerasnya tak tertandingi

Kau atau aku akan meminta bantuan hujan di pagi hari
kita hentikan keresahan payung yang sejak kemarin kita perbincangkan
kata akan datang kembali, dan pergi sebelum kau memintanya
bersiaplah menjadi hujan yang tak pernah ingin mengenal perpisahan

Hujanlah rupanya, yang tak pernah berpura - pura
mampu menyatakan apa saja yang dia sembunyikan.

aku yang selalu ingin menjadi kau, yang mampu menjadi hujan
kau mendengarnya, kau melihatnya,
dan kelak akan menemukan sejumlah kata;
tempat aku bersembunyi


Januari, 2015

0 comments:

Post a Comment