"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Monday, July 21, 2014

Memanjatkan Sepi

11:29 AM Posted by Wawan Kurn No comments
yang terdiam memanjatkan sepi demi ketiadaan di larut petang
adalah batu nisan seseorang yang rela membiarkan dirinya hilang melayang
sebab telah merapalkan sejumlah doa-doa demi kematian pada langit usang,
agar menjadi kunang-kunang yang membiarkan cahayanya terus menyala
membenamkan sepotong bulan yang belajar setia dari malam kata
melabuhkan cemas-cemas yang lekas dikemas waktu

dan pada separuh malam, kubiarkan diriku memanggil hujan
untuk dihadiahkan kepada hadirmu suatu hari nanti,
yang telah bersedia menaburkan banyak surat
di atas kuburanku, sebagai bunga rindu paling sendu
juga sebagai isyarat yang berani menjelma jadi perangkap waktu
membiarkan ingatan kita rentan melukai pemiliknya sendiri

http://wallpaperswide.com/

Makassar - Soppeng
21 Juli 2014

0 comments:

Post a Comment