mendengar pendengar

pendengar baik tidak akan menyerah

pada percakapan bersama pelayan,
pada pesanan di sebuah cafe yang terlambat datang,
pada meja kayu yang mulai rapuh dan terganggu
dengan segala percakapan yang acap kali berulang,
di kotanya yang bising dan dalam kamarnya yang diam

pulang atau tersesat dalam kepala kita jadi pilihan

seluruh suara diperdengarkan pada malam
sebelum tiba pagi dan mimpi bermuara sesaat sesal
hingga telinga kita dibangun menjadi kota paling ramai
rasa bebas berlabuh dan lelah mungkin tanpa rambu 

pulang atau tersesat? seseorang berani bertanya

pendengar baik tak akan marah, mendengar dirinya

jika kata menyerah berwarna merah terbakar
sedang mata menata kotanya dalam telinga
melihat ruas apa saja yang hangus terbakar

di kota lain, seorang anak berseragam putih merah
memandang saudaranya
yang tak layak jadi pendengar baik
dan anak itu memarahi saudaranya dengan senyum. 

pendengar baik tak akan marah, mendengar dirinya
diam menata kata sendiri 

sumber gambar di sini

Makassar - Soppeng, Mei 2014

No comments:

Powered by Blogger.