"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Wednesday, May 21, 2014

Dari Kejauhan Yang Jatuh

4:26 PM Posted by Wawan Kurn No comments
Rinduku: angin yang tak lagi tahu usianya,
masih menemani anak-anak yang senang
bermain hingga petang,
pada suatu pagi, nasihat seorang
yang telah meninggal menyapa

“permainanku adalah kehilangan
yang kupelihara dari kehidupan masa lalu,
kau tak perlu merawatnya lagi”

aku ingin membiarkan suara-suara sunyi
menjelma jadi apa saja demi ketiadaan
yang tak mungkin hilang.


Suratmu: jatuh dan jauh entah di mana
kota ini telah menimbun banyak kata
untuk lelaki patah hati
tak banyak pengirim surat
yang hendak belajar berangan-angan jadi angin
agar mampu menampung rindu hingga tak tahu
berapa banyak usia yang tak kan pernah usai
demi rinduku untukmu

di sebuah kota yang kata-kata
tak pernah jadi hujan di kepala

pada sebuah masa
di mana yang terpelihara
selalu ada
dan segera ingin pulang
untuk jauh dan jatuh
mengadu kepadaNya


dok.pribadi

Makassar, 22 Mei 2014


0 comments:

Post a Comment