"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Tuesday, February 18, 2014

Perbincangan Kata di Kota ini

7:19 AM Posted by Wawan Kurn No comments
semesta selalu menanti pertautan alunan antara kau dan kata
segala larik ditarik merasuki apa yang ada di dalam ketiadaan
pada jalan-jalan kota, jembatan, sungai, sampah, debu
dan juga kesenanganmu memanjakan angin

lengan kota telah lelah menahan anganmu
menjulang tinggi melampaui gedung depan kantormu
sesaat kau sesak lantaran lengah dilindas rupa-rupa
dan juga kesenanganmu memanjakan angin

dan juga kesenanganmu memanjakan angin
tak lain sebuah ruang megah berhiaskan fatamorgana
tempat kita mendiamkan diri dari hari libur dini
sambil berbincang tentang sungai kota dan kata

hingga katamu,
kau senang membayangkan lukisan perahu di ruang kerjamu
ada di sungai kota yang dicemari kata-kata
mampu membersihkan dirimu yang kadang menjelma sungai kota

dan hingga kataku, 
kau perlu menjadi debu atau jembatan di samping gedung kantor
atau jendela retak di lantai tertinggi di kotamu
agar sesekali, angin mampu memanjakan inginmu pada puisi  



  
Makassar, 18 Februari 2014

0 comments:

Post a Comment