"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Monday, January 27, 2014

Menemukan Pulang

6:25 AM Posted by Wawan Kurn 2 comments
Beberapa kali saya pernah menuliskan puisi dengan judul atau tema tentang pulang. Saya juga pernah menuliskan potongan cerita tentang pulang. Dan hari ini, saat menulis catatan ini, saya sementara berada di sebuah warung makan bersama pak supir dan beberapa penumpang lainnya, pak supir beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan dari Soppeng menuju Makassar, dua hari yang lalu saya pulang ke rumah.

Saya sengaja menyalakan laptop dan kemudian menulis catatan ini, tiba-tiba saya berniat untuk mengirimi surat seorang yang ada di dalam diri saya. Pulang telah membuat saya menemukan alasan untuk catatan ini hadir dan wajib untuk kutuliskan dengan perasaan-perasaan yang belum pernah kujelaskan sebelumnya.

Di dalam diri kita masing-masing, ada self yang kemudian membentuk self lainnya. Jika membaca buku-buku Carl Gustav Jung seolah kita akan membuat keyakinan yang lebih tentang self yang ada dalam tubuh kita masing. Dua hari ini selama menikmati peristiwa yang ada pada pulang, ada hal-hal yang menyenangkan dan tidak menyenangkan yang secara bergantian datang menyapa.

Pulang itu seperti perahu yang menepi, memperbaiki layar dan segala hal yang dibutuhkan  untuk siap mengarungi samudera atau tempat-tempat selanjutnya. Seperti itu yang pernah diajarkan seorang kawan yang juga saya anggap seorang kakak. Saya setuju dengan itu, perjalanan yang ada atau hari-hari yang kita rasakan mungkin akan menjadikan kita seperti perahu yang berlayar. Terjangan badai tentu akan menguji layar-layar yang terkembang untuk membiarkan kita sampai kepada tujuan. Bila layar itu tersobek, sepertinya kita perlu menepi dan membentangkan layar lebih kuat dari sebelumnya.   

Baru saja saya melihat Pak Supir yang dengan lahapnya makan berdiri tiba-tiba, kupikir dia telah selesai dengan makanannya. Tapi ternyata dia hanya berdiri untuk mengambil minuman. Saya masih punya waktu untuk menulis.

Baiklah, meski hanya dua hari, saya sudah siap untuk membentangkan semangat atau layar perahu saya. Saya juga sudah siap untuk berdamai dan bermain dengan self saya yang lain.

Akhirnya, pak supir selesai dengan makanannya, tapi masih ada segelas kopi yang menahannya. Di samping kananku juga masih ada seorang ibu bersama anaknya yang berada pada  mobil sama dengan saya. Anaknya masih makan mie goreng, rambut anaknya seperti mie. Sepanjang perjalanan dia bernyanyi, anak-anak itu tak punya beban, mereka menikmati dunia dengan self yang penuh dengan tawa, bermain-main.

Aku selalu senang bertemu dengan anak-anak. Anak-anak dalam jiwaku tidak ingin kubiarkan mati dengan pikiran yang kadang mengancam ingin membunuh.


Sebentar lagi, penumpang lain menyelesaikan santapannya dan pak supir menghabiskan segelas kopinya. Saya harus menghentikan catatan ini, dan kemudian kembali menikmati perjalanan, menuju kota Anging Mammiri.

*
(Tulisan ini kulanjutkan setelah saya tiba di rumah dan beristirahat sekitar 12 menit)

“Dan dialah yang memulai penciptaan lalu mengulanginya. Dan mengulangi itu amat mudah bagiNya” (Q.S Ar-Ruum 30:27)

Sepuluh menit setelah saya menutup laptop dan kembali ke mobil, kami kembali melanjutkan perjalanan. Di dalam mobil saya memasang headset lalu mendengarkan beberapa instrument piano. Saya kembali memikirkan hal-hal tentang pulang. Saya merasa, pulang adalah hal yang akan terus berulang. Mungkin karena itu juga Tuhan memastikan satu dari sekian banyak kepastiannya, bahwa kita semua akan pulang menuju jalanNya. Dan saat itu pula, kita tiba pada tujuan kita sebenarnya.  


Bila waktu itu telah tiba, saya tentu akan merasa semua akan menyenangkan dan menenangkan. Sebab saya telah meyakini bahwa pulang adalah jalan yang selalu mempertemukan kita pada jawaban-jawaban rindu dari segala apa yang kita ingin dapatkan, mungkin bahagia.  

2 comments:

  1. gimana kabarnya bro? (: lama ga jumpa.. eh main ke blog saya ya ighie.com

    ReplyDelete
  2. @Muhammad Sigit SusantoAlhamdulillah baik, nanti saya main ke sana bro. :)

    ReplyDelete