Menciptakan Diri

kau mencipta alunan senja di batas hari
suara-suara dilantunkan, demi angin-angin di musim kita

ditemukannya potongan kisahmu pada puisiku
dan kembali kau tuliskan pada pilihanmu mencipta kota kecil
juga sebuah rumah tanpa alamat yang masih belum jelas
tempat kau menyimpan harmonika demi beberapa tiupan

kau mainkan jiwamu demi jalan panjang
yang ingin kau jadikan sebuah lagu tentang sepasang kasih
alunanmu hampir sempurna dengan potongan kisahku
tapi kau ciptakan dua lagu berbeda

adalah suara-suara menjelang batas asa
kau janjikan padaku bait terakhir dalam lagumu
akan potongan indah melebihi puisi
akan jadi inginku yang engkau

pada batas hari
kubayangkan kau menulis lagu
atas puisi pertama
untuk seorang perempuanmu

kini, aku mencipta kau yang diam-diam
tengah mencipta lagu untuk harimu sendiri
tanpa orang lain, satu pun tak ada

kuberjalan bersama diriku
melalui jalan panjang demi menemui orang lain
yang jauh, tengah menuliskan dirinya
dan mungkin juga tentang diriku



Makassar, 18 Januari 2014

1 comment:

Powered by Blogger.