Charlottetown, Book, and Smile


Tak terasa lima hari di Tatamagauche berlalu dengan sangat cepat.

I am feel enjoy, and learn many things at Volunteer Orientation Camp (VOC). Terlebih ketika berbaur dan bertukar cerita dengan teman baru dari Kanada. Ada banyak hal yang bisa aku ceritakan di Tatamagauche, merasakan atmosfer yang menyenangkan dan menenangkan untuk belajar.



“Ok, we will start to play game. I am need four volunteers”

Kalimat itu dilontarkan dengan penuh rasa ingin berbagi. Seperti itulah Kelly, selalu berbagi semangat di VOC. Ada banyak hal yang aku dapatkan dari caranya menciptakan suasana nyaman untuk berdiskusi dan menikmati waktu tanpa lelah.

Di akhir VOC, aku sempat berfoto dengannya. Sekaligus pamit dan berterima kasih padanya. 

  

“Time for breakfast is 08.00 am, lunch 12:30 pm, and supper 5:30 pm” jelas Perempuan yang selalu menjaga dan menyusun menu makanan kami selama VOC. 

Kathy namanya, di hari terakhir aku pun sempat berfoto dan berterima kasih padanya.

***
Singkat cerita, pukul 02:30 pm kami mulai mempersiapkan seluruh barang bawaan kami. Kami akan bertemu hostfam dan bertandang selama tiga bulan. Aku dan Elliot sejak kemarin merasa sangat gembira, mendengar hostfam yang akan kita tempati suka dengan buku, yoga, dan punya galeri. Kami merasa beruntung dengan semua itu. 

Perjalanan menuju Charlottetown cukup menyimpan rasa yang berbeda. Sebelum berangkat, ada rasa haru yang kemudian hadir. Perpisahan dengan tim Truro dan Halifax menjadi momen yang menghadirkan kerinduaan untuk sdapat bertemu lagi. Tiga bulan bisa menjadi waktu yang panjang dan bisa menjadi waktu yang cukup pendek. Kami tim Charlottetown berangkat lebih awal dibandingkan dengan tim Halifax dan Truro. 

Sepanjang perjalanan, aku menyaksikan warna dedaunan seolah ingin bercerita banyak hal. Dan aku serasa punya banyak pertanyaan akan jalan dan tempat yang akan aku datangi. Aku menulis beberapa puisi di catatan kecil, serasa berbisik dengan warna dan udara sejuk di perjalanan. Kurang lebih tiga jam, hingga kami tiba di Universitas Prince Edward Island dan bertemu hostfam kami. 

Kevin dan Gwenth Rice, sepasang suami istri yang dari tadi telah menunggu kedatangan aku dan Elliot. Mereka berdua ramah dan menyenangkan, dan senang tersenyum lalu tertawa berjamaah. 




Dari Universitas Prince Edward Island, hanya hitungan menit kami tiba di rumah. Disambut dengan Chumsy, anjing dengan bulu yang rapi. 

"What do you feel Wawan?" tanya Elliot

"Very good, i think we can enjoy a new family"

"exactly"

Di rumah baru ini, ada banyak buku dan banyak cerita. Tentu akan ada banyak tawa disini...

Dan untuk teman-teman PPIK 2012-2013, baik tim Halifax, Truro, maupun Charlottetown, selamat menikmati. :)

We Canadaaaa!



 

#Kutulis ini sebagai kabar sederhana, dan menjadi bahan untuk melipat kenangan dalam deretan kata-kata :)

5 comments:

  1. semoga Allah selalu melindungimu dan memberimu keberkahan.

    terus menulis. saya sangat senang membacanya.
    Diaspora Indonesia dari seorang anak negeri.

    ReplyDelete
  2. Terima Kasih doanya....,

    Tapada Salama' :)

    ReplyDelete
  3. Makasih dah berkunjung ayaka..

    ReplyDelete

Powered by Blogger.