Kerumitan Fenomena Mudik Lebaran

Fenomena arus mudik selalu terjadi setiap tahunnya menjelang Idul Fitri.Mudik menjadi sebuah tradisi dalam menyambut hari raya kemenangan.

Akan tetapi, tradisi ini dapat mengundang lahirnya permasalahan jika tidak terkoordinasi secara baik,terutama masalah keamanan dan ketertiban. Pengamanan mobilisasi warga masyarakat dalam melaksanakan mudik Lebaran harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan terkoordinasi oleh pemerintah daerah,dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, terutama dengan dukungan dari TNI dan Polri. Keamanan dan ketertiban dapat menjadi perhatian utama dalam menciptakan proses yang lebih baik.

Permasalahan dalam hal keamanan dapat dihindari dengan mengadakan posko pengamanan mudik di titik daerah yang dianggap rawan.Posko pengamanan mudik memiliki peran yang penting, keberadaan posko tersebut dapat meminimalisasi terjadinya tindakan kriminalitas seperti pencopetan dan penjambretan yang dapat menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Sementara dalam hal ketertiban dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.Sinergi yang positif tentu dapat menjadi langkah yang sederhana,meskipun kesulitan yang dialami saat ini adalah proses penyadaran akan peraturan yang telah ada.

Masih saja, pelanggaran terus dilakukan tanpa rasa bersalah oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Meskipun pemerintah setiap tahunnya selalu mencoba untuk menemukan pencegahan masalah mudik, hasilnya kurang memuaskan.Salah satunya dengan pembangunan sejumlah jalur alternatif serta perbaikan infrastruktur.Namun,langkah tersebut tidak menjamin permasalahan dalam mudik dapat terselesaikan. Perlu kita pahami bahwa pemudik bertambah dengan pesat,tetapi tidak diikuti dengan pembangunan infrastruktur yang sesuai.

Jalan macet disebabkan jumlah kendaraan yang tiap tahun mengalami peningkatan. Permasalahan arus mudik merupakan masalah klasik yang akan terus berulang dari tahun ke tahun. Sekiranya,menyambut Idul Fitri dapat menjadi sarana untuk berbenah dalam menciptakan kondisi aman dan tertib Maka dibutuhkan semangat kebersamaan di antara seluruh instansi yang ada.Saling menumbuhkan kesadaran akan apa yang mesti diperbuat.

Masyarakat menaruh harapan yang tinggi di atas pundak para pengambil kebijakan, karena itu tugas ini harus dilakukan dengan semangat kebersamaan demi menyukseskan perayaan Lebaran 1433 Hijriah. ●

WAWAN KURNIAWAN
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar, Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa Psikogenesis

No comments:

Powered by Blogger.