"Saya menulis untuk belajar mendengar dan menegur diri sendiri"

Sunday, July 29, 2012

Tak punya

4:40 PM Posted by Wawan Kurn 2 comments

-Almarhum Mallarangeng N

musim kemarau itu berlalu, sekitar lima tahun yang lalu

kala itu aku ingin bercerita pada seseorang, namun tujuh tahun yang lalu

dia ikut pergi bersama hujan di bulan oktober tanpa menitip apa-apa

kecuali rindu...


sebulan setelah dia pergi, aku tak lagi pernah dengar cerita

dan tak pernah lagi bercerita

andai dulu aku punya perekam suara,


subuh kemarin, tak ada yang membangunkan seperti caranya

hingga aku tak sempat sahur,

aku hanya terbenam dalam selimut kamar


sepertinya kemarin, titipannya mekar lalu luapkan aroma


di sekitar buku-buku yang berserakan di kamarku

aku mencari puisi yang kutulis sehari setelah dia berhenti bercerita


dia tak tepati satu janji padaku, sepertinya


sekitar puluhan tahun dia menjenguk hati yang isinya berserakan

sekitar puluhan tahun dia merapikan semuanya

namun lupa mengajariku


hingga aku kenal air mata ketika musim menyembunyikan kawannya


sepertinya, kemarau kali ini sulit berlalu

titipannya sering mekar seketika,


di kamarku sendiri, dinding juga sudah bosan melihatku tersungkur


tiga bulan lagi,

di tempat ini, tempat dia bercerita

aku memilih diam setiap jam lima sore,

berharap suaranya kudengar di balik tirai kenangan


mungkin disana, dia selalu bercerita


2 comments: